Gayo Lues, neocakra.com || Semangat pengabdian ditunjukkan oleh personel TNI dari Koramil 09/Putri Betung bersama personel BKO Batalyon 855/Raksaka Dharma. Di tengah suasana bulan suci Ramadhan, para prajurit ini bahu-membahu bersama warga Desa Gumpang Lempuh melaksanakan gotong royong lanjutan pembangunan jembatan gantung pada Selasa (24/02).
Fokus kegiatan hari ini adalah pemasangan seling (kabel baja) bagian atas, sebuah tahapan krusial dalam konstruksi jembatan. Infrastruktur ini merupakan akses vital yang sebelumnya terputus total akibat terjangan bencana banjir luapan sungai beberapa waktu lalu.
Tetap Tangguh Meski Berpuasa
Kondisi fisik yang sedang menjalankan ibadah puasa tidak menyurutkan semangat para personel TNI dan masyarakat. Sinergi ini dilakukan demi mempercepat pemulihan akses ekonomi dan sosial warga. Jembatan ini merupakan urat nadi bagi masyarakat Desa Gumpang Lempuh untuk menuju lahan perkebunan serta akses utama dari pemukiman menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU).
Melalui pembangunan kembali jembatan gantung ini, diharapkan:
Pemulihan Ekonomi: Masyarakat dapat kembali mengangkut hasil kebun dengan lancar sehingga roda ekonomi keluarga kembali berputar.
Kelancaran Akses Sosial: Memudahkan warga dalam menjalankan aktivitas harian serta akses menuju fasilitas umum tanpa harus memutar jauh atau menyeberangi sungai yang berisiko.
Kemanunggalan TNI-Rakyat: Mempererat tali silaturahmi dan bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan rakyat, dalam kondisi apapun.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak Babinsa Rami 09/PB dan Yonif 855. Kalau tidak ada bantuan tenaga dari TNI, mungkin jembatan ini akan lama selesainya. Meskipun sedang puasa, mereka tetap semangat kerja keras. Jembatan ini sangat kami butuhkan untuk pergi ke kebun mencari nafkah."
— Perwakilan Warga Desa Gumpang Lempuh.
(Reporter Kang Juna)