Notification

×

Iklan

Iklan

FOuFO Siap Tayang 9 Juli 2026, Komedi Sci-Fi Bayu Skak Angkat Budaya Madura dan Kisah Alien

Senin, 08 Juni 2026 | Senin, Juni 08, 2026 WIB Last Updated 2026-06-08T14:57:32Z
JAKARTA – NEOCAKRA.COM || Sineas kreatif sekaligus komedian Bayu Skak kembali menghadirkan karya terbaru melalui film layar lebar FOuFO, sebuah komedi fiksi ilmiah yang menjadi proyek sci-fi pertama dalam karier penyutradaraannya.
Film hasil kolaborasi SKAK Studios dan SinemArt ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026.

Mengusung konsep yang tidak biasa, FOuFO memadukan kisah makhluk luar angkasa dengan kehidupan masyarakat Madura yang kental dengan budaya lokal. Perpaduan antara unsur teknologi futuristik dan kehidupan sehari-hari masyarakat Madura menjadi daya tarik utama yang membedakan film ini dari kebanyakan film Indonesia lainnya.
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026), pemeran utama Tretan Muslim mengungkapkan karakter yang ia perankan menghadapi berbagai tekanan hidup sekaligus.

"Saya berteman dengan alien, jadi saya sudah ribut dengan masalah saya di dunia, ketambahan alien. Sebenarnya pengganggu juga film ini (aliennya). Jadi ada dua kisah yang berjalan," ujar Tretan Muslim.

Ia menjelaskan bahwa tokoh Muslim yang diperankannya merupakan sosok dari generasi sandwich yang harus menanggung beban ekonomi keluarga di tengah kondisi hidup yang sulit.

"Saya di film ini berperan sebagai Muslim yang karakternya adalah sandwich generation. Terus berjuang, yang kita tahu mungkin banyak dialami orang di kota. Ini sudah miskin, sandwich generation lagi, rumit ya," katanya.

Tretan bahkan menggambarkan tekanan yang dialami karakternya lebih dari sekadar generasi sandwich.

"Sudah bukan sandwich lagi, langit dan bumi menekan saya di film ini. Tapi di situ juga saya harus berjuang untuk memberangkatkan haji ibu saya dengan perjuangan menjual barang rongsok," lanjutnya.

Kisah Pengepul Rongsokan dan Alien Bernama FOuFO
FOuFO berpusat pada kehidupan Muslim, seorang keturunan Madura yang bekerja sebagai pengepul barang rongsokan di pinggiran kota. Hidupnya tengah berada dalam tekanan karena harus mencari biaya untuk melunasi ongkos keberangkatan haji sang ibu.
Situasi berubah ketika ia menemukan sebuah UFO yang jatuh di wilayah tempat tinggalnya. Alih-alih membongkar dan menjual bagian-bagian pesawat tersebut sebagai rongsokan, Muslim justru memilih menyembunyikan UFO itu bersama seorang alien yang terluka parah.

Alien yang kemudian diberi nama FOuFO perlahan menjalin persahabatan dengan Muslim. Dengan teknologi canggih yang dimilikinya, FOuFO membantu berbagai persoalan yang dihadapi keluarga Muslim.
Namun konflik mulai memuncak ketika batas waktu pelunasan biaya haji sang ibu semakin dekat, sementara kondisi FOuFO terus memburuk karena energinya menipis dan harus segera kembali ke kapal induknya. Muslim pun dihadapkan pada pilihan sulit antara menyelamatkan sahabat aliennya atau memanfaatkan kesempatan terakhir untuk mewujudkan impian ibunya berangkat ke Tanah Suci.

70 Persen Dialog Menggunakan Bahasa Madura
Selain tema yang unik, Bayu Skak menegaskan bahwa salah satu kekuatan utama FOuFO adalah penggunaan bahasa Madura dalam sebagian besar dialog film.

"Patut digarisbawahi, uniknya film ini adalah menggunakan bahasa Madura sekitar 70 persen," ungkap Bayu Skak.

Untuk menjaga keaslian budaya dan logat yang ditampilkan, Bayu memilih melibatkan banyak pemain asli Madura. Bahkan proses pencarian pemain dilakukan melalui casting besar-besaran di kawasan Surabaya Utara yang memiliki populasi masyarakat Madura cukup besar.
"Ketika saya berpikir untuk menggunakan bahasa Madura 70 persen, kalau meng-hire pemain-pemain dari Jakarta semuanya, mereka harus belajar bahasa Madura terlebih dahulu. Itu tentu akan memakan waktu," jelas Bayu.
Karena itu, ia bersama SinemArt dan tim produksi menggelar proses pencarian talenta lokal demi menghadirkan nuansa yang lebih autentik di layar lebar.

Deretan Pemeran
Film yang naskahnya ditulis Achmad Faishol ini menghadirkan sejumlah nama populer, di antaranya:
Tretan Muslim
Habib Jafar
Benedictus Siregar
Bayu Skak
Mieke Shahir
Hari Otong
Fuad Sasmita
Siti Anggun
Dwi Mahendra
Rifky Ina
Pogang
Kiano

Kehadiran Tretan Muslim dan Habib Jafar menjadi salah satu daya tarik tersendiri mengingat keduanya memiliki basis penggemar yang besar, baik di dunia hiburan maupun media sosial.
Tayang Mulai 9 Juli 2026
Promosi FOuFO telah dimulai melalui perilisan teaser trailer perdana pada 5 Juni 2026. Cuplikan tersebut langsung menarik perhatian publik karena menampilkan sosok alien FOuFO dan gambaran awal mengenai petualangan unik yang akan disajikan.

Dengan menggabungkan komedi khas Bayu Skak, budaya Madura yang autentik, serta sentuhan fiksi ilmiah yang jarang diangkat dalam perfilman nasional, FOuFO berpotensi menjadi salah satu film Indonesia paling unik dan dinantikan pada musim liburan pertengahan tahun 2026.
(Nina)
×
Berita Terbaru Update