JAKARTA- NEOCAKRA.COM || BAND pop-punk asal Bandung, Rocket Rockers, merayakan 27 tahun perjalanan bermusik mereka dengan merilis single terbaru berjudul "Yang" di bawah naungan Semesta Records. Menariknya, lagu yang telah dirilis pada 22 Maret 2026 tersebut menjadi karya religi pertama yang pernah dibuat Rocket Rockers sejak berdiri pada 1999.
Perilisan "Yang" sekaligus menandai babak baru perjalanan Rocket Rockers yang selama ini dikenal lewat karakter musik pop-punk enerjik dan penuh semangat. Di usia yang hampir memasuki tiga dekade, band ini memilih mengeksplorasi tema yang lebih reflektif dan spiritual tanpa meninggalkan identitas musikal mereka.
Pemain bas Rocket Rockers, Bisma, mengungkapkan ide pembuatan lagu tersebut berawal dari keinginan untuk menciptakan sesuatu yang belum pernah mereka lakukan selama 27 tahun berkarya.
"Ya, kita tercetus bikin sesuatu yang selama ini belum pernah kita bikin selama 27 tahun. Tapi ada syaratnya. Jadi Aska ingin yang mengomposisi lagu ini bukan personel. Ada satu additional gitaris kita, Samuel, dan kita percayakan sama dia," ujar Bisma saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026).
Vokalis Rocket Rockers, Aska, menjelaskan bahwa lahirnya lagu "Yang" juga dipengaruhi oleh perubahan perspektif para personel yang kini telah berkeluarga dan menjadi orangtua.
"Kalau trigger ya karena faktor umur juga sih. Kita sebagai bapak-bapak, terus concern kita juga sama anak-anak kita soal media sosial, soal mental health, paling tidak itu mengkhawatirkan buat kita," kata Aska.
Melalui lagu ini, Rocket Rockers ingin menyampaikan pesan penguatan diri bagi siapa pun yang sedang menghadapi masa-masa sulit dalam hidup. Mereka mengajak pendengar untuk tidak kehilangan harapan ketika berada di titik terendah.
"Lagu ini bicara tentang kalau kalian ada di fase terendah dalam kehidupan, jangan putus asa," tambah Bisma.
Secara musikal, "Yang" menghadirkan nuansa yang berbeda dari karya-karya Rocket Rockers sebelumnya. Lagu ini menjadi refleksi perjalanan spiritual, rasa syukur, serta pencarian makna hidup yang semakin relevan seiring bertambahnya usia dan pengalaman para personel.
Single tersebut juga diproduseri oleh yang sekaligus menjadi pendiri Semesta Records. Rian mengaku langsung tertarik ketika pertama kali mendengar demo lagu tersebut.
"Pas dengar demo-nya langsung tertarik karena beda dari lagu Rocket Rockers lainnya. Dan akhirnya ketemu sama bapak-bapak manajer buat diskusi. Semesta Records itu fleksibel banget, jadi enggak usah ribet," ungkapnya.
Kolaborasi dengan Semesta Records menjadi langkah strategis bagi Rocket Rockers dalam membuka ruang kreatif yang lebih luas, baik untuk pengembangan karya, distribusi musik, maupun berbagai proyek kolaboratif di masa mendatang.
Mengusung tema "Rocket Rockers Melanglang Buana di Semesta", perayaan 27 tahun ini tidak hanya menjadi refleksi perjalanan panjang yang telah mereka lalui, tetapi juga simbol keberanian untuk terus melangkah menuju masa depan.
Selama hampir tiga dekade berkarya, Rocket Rockers telah melewati berbagai fase perubahan industri musik Indonesia, mulai dari era kaset, CD, hingga dominasi platform digital dan layanan streaming. Di tengah perubahan tersebut, mereka tetap mampu mempertahankan eksistensi melalui karya-karya yang dekat dengan pendengarnya.
Melalui momentum ini, Rocket Rockers mengajak para penggemar lama maupun generasi baru untuk bersama-sama merayakan perjalanan mereka sekaligus menyambut berbagai karya dan kejutan yang tengah dipersiapkan. Dengan semangat baru, kolaborasi baru, dan karya baru, Rocket Rockers siap melanjutkan perjalanan menuju babak berikutnya dalam sejarah musik Indonesia.
Saat ini, lagu "Yang" sudah dapat dinikmati melalui berbagai platform musik digital.
(Nina)