Notification

×

Iklan

Iklan

Pesawat Militer Turki Jatuh di Georgia, Angkut 20 Orang

Rabu, 12 November 2025 | Rabu, November 12, 2025 WIB Last Updated 2025-11-12T16:35:35Z


Georgia,neocakra.com - Sebuah  pesawat kargo militer C-130 Turki yang membawa setidaknya 20 personel jatuh di Georgia setelah lepas landas dari Azerbaijan pada Selasa seperti dilansir Al ArabiyaPihak berwenang melaporkan jumlah korban yang tidak disebutkan dan mengatakan petugas penyelamat sedang menuju ke lokasi kejadian.


Presiden Recep Tayyip Erdogan menyela pidatonya di Ankara untuk menyampaikan belasungkawa bagi "para martir kita" – sebuah istilah yang sering ia gunakan untuk menggambarkan tidak hanya kematian dalam pertempuran tetapi juga personel militer yang gugur dalam menjalankan tugas umum mereka.

"Insya Allah, kami akan mengatasi kecelakaan ini dengan kesulitan yang minimal. Semoga Tuhan mengistirahatkan jiwa para martir kita, dan marilah kita bersama mereka melalui doa-doa kita," ujarnya.

Erdogan, kantornya, dan kementerian tidak menyebutkan penyebab kecelakaan itu, dan mereka tidak memberikan jumlah korban. Media lokal mengatakan, tanpa menyebutkan jumlah korban, bahwa terdapat personel Turki dan Azerbaijan di dalam pesawat.

Setelah berbincang dengan Erdogan, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan, menurut pernyataan resmi, bahwa ia telah membahas "berita tragis tentang hilangnya prajurit" dalam kecelakaan yang terjadi di dekat perbatasan Georgia dengan Azerbaijan.


Kementerian Pertahanan Turki mengatakan 20 personel Turki berada di dalam pesawat, termasuk awak pesawat, tetapi tidak memberikan rincian tambahan mengenai kemungkinan penumpang berkewarganegaraan lain.

Rekaman video yang ditayangkan di media berita Turki menunjukkan pesawat tersebut berputar turun dan meninggalkan jejak asap putih.


Perjalanan Kembali dari Azerbaijan

Pesawat C-130 tersebut lepas landas dari Azerbaijan dan sedang dalam perjalanan kembali ke Turki ketika jatuh, ungkap Kementerian Pertahanan Nasional Turki di X.

Kementerian tersebut menyatakan terdapat 20 personel militer di dalam pesawat, termasuk awak pesawat. Pihak berwenang Georgia tiba di lokasi kecelakaan sekitar pukul 17.00, ujar Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya, seraya menambahkan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlanjut.

Kantor berita Georgia, Interpress, mengatakan pesawat itu jatuh di Sighnaghi, sebuah kotamadya di wilayah Kakheti di Georgia timur, yang berbatasan dengan Azerbaijan. Kantor berita tersebut menyatakan bahwa insiden tersebut sedang diselidiki.

Kantor Berita Anadolu milik pemerintah Turki mengutip otoritas penerbangan Georgia yang menyatakan bahwa kontak dengan pesawat hilang beberapa menit setelah memasuki wilayah udara Georgia. Pesawat tersebut tidak mengeluarkan panggilan darurat, demikian pernyataan tersebut.

Perusahaan AS Lockheed Martin, yang memproduksi C-130 Hercules yang banyak digunakan oleh angkatan udara di seluruh dunia, tidak segera menanggapi permintaan komentar.


C-130 Hercules adalah pesawat pengangkut kargo, pasukan, dan peralatan. Pesawat ini dideskripsikan sebagai pesawat angkut militer turboprop bermesin empat yang dapat memanfaatkan landasan pacu yang belum dipersiapkan untuk lepas landas dan mendarat.

Rangka pesawatnya yang serbaguna memungkinkannya digunakan untuk berbagai keperluan lain, termasuk sebagai pesawat tempur, operasi penyerangan udara, dan operasi pengintaian. Kini, pesawat ini dipandang sebagai salah satu pesawat angkut udara taktis utama bagi banyak militer.

×
Berita Terbaru Update