JAKARTA – Neocakra.com ||| Program kurban yang dijalankan oleh Dompet Dhuafa kembali menunjukkan dampak luas bagi masyarakat. Pada tahun ini, distribusi daging kurban menjangkau 102 kabupaten/kota dan 788 desa di seluruh Indonesia dengan melibatkan 48 mitra peternak lokal.
Tak hanya di dalam negeri, Dompet Dhuafa juga memperluas jangkauan kurban ke tujuh negara, yakni Myanmar, Somalia, Palestina, Suriah, Libanon, Jordania, dan Sudan, melalui kolaborasi dengan tiga mitra global.
Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, menyampaikan bahwa program kurban tidak sekadar tentang distribusi daging, melainkan juga bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Sejak 1994, perjalanan Dompet Dhuafa dalam menyalurkan kurban terus berkembang. Dari ratusan hewan, kini menjangkau pelosok negeri hingga mancanegara. Ini bukan sekadar distribusi, tetapi tentang menguatkan peternak, menghadirkan senyuman, dan menciptakan kebermanfaatan bagi semua pihak,” ujarnya.
Ia menambahkan, distribusi ke luar negeri difokuskan pada wilayah yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan. Menurutnya, kurban menjadi simbol kepedulian lintas batas bagi masyarakat yang hidup dalam keterbatasan akibat konflik maupun krisis pangan.
“Bagi saudara-saudara kita di wilayah konflik, kurban bukan hanya daging, tetapi kebahagiaan yang lama dirindukan. Ini adalah pesan bahwa mereka tidak sendiri,” lanjut Ahmad.
Dalam inovasi program tahun ini, Dompet Dhuafa juga menghadirkan layanan Kurban Express (Jual Langsung) sebagai bagian dari The Kurban Series. Layanan ini memungkinkan pekurban memperoleh hewan kurban secara praktis, cepat, dan tetap sesuai syariat, khususnya di wilayah Jabodetabek.
Melalui Kurban Express, Dompet Dhuafa menggandeng berbagai pihak seperti individu, komunitas, masjid, sekolah, hingga perusahaan untuk distribusi langsung hewan kurban berkualitas.
“Pekurban mendapatkan kemudahan akses dan efisiensi waktu, sekaligus memastikan hewan dalam kondisi sehat, terawat, dan siap ditunaikan sesuai ketentuan ibadah,” jelas Ahmad.
Tentang Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa merupakan lembaga filantropi Islam yang fokus pada pemberdayaan kaum dhuafa melalui pendekatan budaya, filantropi, dan wirausaha sosial. Selama lebih dari tiga dekade, lembaga ini menjalankan program berbasis lima pilar, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, serta dakwah dan budaya.
Dalam operasionalnya, Dompet Dhuafa menerapkan prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance) yang mencakup transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan syariah.