Jakarta, Detiksatu.com || Dalam rangka memperingati Hari Hidrasi Nasional 2026, AQUVIVA mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan pemenuhan kebutuhan cairan tubuh melalui penerapan Panduan Hidrasi 3-2-1. Panduan tersebut diperkenalkan sebagai langkah edukasi guna mendorong kebiasaan minum air secara teratur dalam kehidupan sehari-hari.
Panduan Hidrasi 3-2-1 merupakan konsep sederhana yang mengingatkan masyarakat untuk mengonsumsi tiga botol air minum berukuran 700 mililiter atau setara sekitar dua liter air setiap hari guna membantu menjaga kecukupan cairan tubuh.
Upaya edukasi tersebut disampaikan dalam talkshow bertajuk “Jangan Tunggu Haus: Panduan Hidrasi 3-2-1 untuk Sehari-hari” yang menghadirkan perwakilan AQUVIVA, Joshua Gunawan, serta dokter spesialis gizi klinik dr. Cut M.Gizi, SpGK, FINEM, AIFO-K, CSNC, CHt.
Dalam diskusi tersebut, Joshua Gunawan menyampaikan bahwa salah satu tantangan dalam menjaga hidrasi adalah kebiasaan masyarakat yang masih menjadikan rasa haus sebagai tanda utama untuk minum air.
Menurutnya, peringatan Hari Hidrasi Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya menjaga asupan cairan secara konsisten sebagai bagian dari pola hidup sehari-hari.
Sementara itu, dr. Cut menjelaskan bahwa rasa haus bukan satu-satunya indikator kebutuhan cairan tubuh. Ia menekankan pentingnya menjaga hidrasi secara teratur untuk mendukung berbagai fungsi tubuh, seperti membantu mengatur suhu tubuh, menunjang proses metabolisme, serta mendukung aktivitas fisik dan produktivitas harian.
“Menjaga hidrasi sebaiknya dilakukan secara konsisten sepanjang hari, bukan hanya ketika rasa haus muncul. Pendekatan yang sederhana dan mudah diingat dapat membantu masyarakat membangun kebiasaan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain kegiatan edukasi, peringatan Hari Hidrasi Nasional juga diisi dengan sejumlah aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung, di antaranya kegiatan olahraga bersama komunitas, kunjungan ke sejumlah perkantoran di Jakarta, serta aktivasi di kawasan Car Free Day Jakarta dan Bekasi yang berlangsung hingga awal Juli 2026.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kecukupan cairan tubuh sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
(Nina)